Headlines News :

Cara Unik Merayu Cewek Dengan Trik Sulap Sederhana

Written By Unknown on Minggu, 05 Februari 2012 | 10.01

Ane share metode favorit ane, merayu cewek pakai trik sulap romantis gan...selamat mencoba, semoga sukses ya
Spoiler for tahap pendekatan:

Deskripsi : Anda bisa menghilangkan koin di tangan anda, dan memunculkannya di pundak sang sukarelawan. Saya sangat menyukai trik ini, karena boleh dibilang sebagai trik "romantis" untuk pendekatan awal kepada lawan jenis.


Prosedur :

1. Anda harus menguasai teknik dasar sulap koin yang disebut "Classic Palm", di mana koin disembunyikan di bawah telapak tangan kanan yang terbuka. Berlatihlah untuk melakukan classic palm dengan sempurna, sehingga saat koin tersembunyi di bawah telapak tangan, anda tetap bisa menggerakkan kelima jari dengan rileks.
Spoiler for gambar:


2. Berdirilah di sebelah kiri penonton anda. Lempar koin dua-tiga kali dari tangan kiri ke tangan kanan. Saat koin berada di tangan kanan, lakukan classic palm. Berpura-puralah menjatuhkan koin di tangan kiri, namun tahan koin di tangan kanan dengan metode classic palm. Segeralah tutup tangan kiri sehingga penonton tidak sadar bahwa koin sebenarnya tidak ada di tangan kiri, melainkan di tangan kanan.
Spoiler for gambar:

Keterangan gambar : Koin ada di tangan kanan dalam posisi classic palm, tapi anda seolah-olah berakting bahwa koin ada di telapak tangan kiri


3. Arahkan pandangan mata anda ke tangan kiri, seolah-olah koin berada di sana. Ingat, arah pandangan mata sangat penting untung mensugesti sukarelawan bahwa koin benar-benar di tangan kiri. Lingkarkan tangan kanan anda ke pundak kanan sukarelawan sambil berkata, "Lihat tangan kiri saya, saya akan menghilangkan koin di tangan ini." Saat mengatakan kalimat di atas, pandangan mata anda harus tetap berada di tangan kiri.
Spoiler for gambar:

Keterangan gambar : Lingkarkan tangan anda ke pundak sukarelawan, dan jatuhkan koin di posisi yang aman.



4. Saat melingkarkan tangan kanan anda ke pundak sukarelawan, tempelkan tangan kanan anda dan jatuhkan koin di pundak sukarelawan. Pastikan agar koin mendarat di posisi aman sehingga tidak terjatuh. Turunkan tangan kanan anda, lambaikan di atas tangan kiri, buka kedua tangan, dan secara ajaib, koin di tangan anda menghilang. Tunggu beberapa saat, dan minta sang sukarelawan memeriksa pundak kanannya, dan ia pasti terkejut menemukan koin berada di sana.
Spoiler for gambar:


Contoh penampilan trik ini bisa anda lihat di awal video saya berikut :
Spoiler for video:




Catatan :

1. Seperti yang saya sebutkan di atas, trik ini sangat berguna dimanfaatkan untuk mendekati lawan jenis, karena ada sebuah momen romantis di mana anda melingkarkan tangan anda di pundak sukarelawan. Saat menyentuh lengan di pundak, berusahalah untuk memberikan sentuhan yang mantap, bersahabat, dan berkesan melindungi. Perhatikan juga respon penonton setelah anda memberikan sentuhan untuk menganalisa tindakan lebih lanjut yang harus diambil.

2. Jika anda berpikir trik ini hanya berhasil dimainkan di depan anak kecil anda salah besar. Jika teknik classic palm dikuasai dengan baik, kemampuan anda untuk mengalihkan perhatian dengan pandangan mata berjalan dengan sempurna, trik ini akan berhasil dimainkan di depan semua orang dari berbagai kategori usia. Bahkan saya berani mengatakan bahwa trik ini adalah salah satu sulap koin andalan saya karena sederhana, tanpa persiapan apapun, dan berefek luar biasa.







sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7873405

5 peralatan portable yang paling aneh

Hamster Head - Sekarang ini banyak sekali alat yang telah dibuat portable, maksunya banyak sekali alat yang dibuat mini dan sehingga memudahkan penggunakan dalam membawanya, nah ternyata ada banyak sekali peralatan yang mungkin jika difikirkan tidak bisa di jadikan peralatan portable dan terlihat aneh jika dijadikan portable, tetapi kenyataannya peralatan ini bisa di jadikan portable,


1. Perapian Portable


Alat ini didesain oleh John Dimopoulos, direktur dari Geoform, Design & Architect Firm, Sydney, Alat ini merupakan gabungan dari kayu, kulit dan kilil (inggris: swivel) stainless steel, Kaca pada alat itu berfungsi menghalau rasa panas api langsung ke penggunanya.

2. Toilet Portable

Niban Too Coorporation berhasil membuat tas tangan yang mudah dibawa kemana2 oleh para pekerja Jepang yang dikenal dgn supersibuk itu. Terdiri atas lubang toilet dan pegangannya, pembersih tangan yang dpt diisi ulang, kaca penutup (penting sekali ketika agan ingin buang pup di tempat ramai), memiliki berat sekitar 175 pon.

3.Tempat Tidur Portable

didesain oleh perusahaan Atelier OPA, alat ini sanagt praktis karena bisa digunakan untuk makan tidur dan berdandan.


4. Mesin Cuci Portable

mesin cuci ini menggunakan tenaga manusia buka listrik, jadi kita tinggal memutarnya kemudian mesin ini akan bekerja membersihkan baju kita.


5. Pemanggang Roti Portable

sekilas alat ini emmang terlihat seperti pisau untuk mengoleskan selai, tetapi alat ini adalah sebuah pemanggang roti portable,kita tinggal mengoleskan ke roti kem dian alat ini akan memanggang roti kita.

Hiu Martil Raksasa Tertangkap di Australia



Seekor Hiu Martil Raksasa berhasil ditangkap oleh nelayan di wilayah lepas pantai utara New South Wales, Australia.

Hiu ini diperkirakan mempunyai berat 1 1/4 ton dan panjang 20 kaki serta berumur 40 tahun. Sekelompok Nelayan merasa kaget ketika umpan mereka disambar sesuatu yang sangat besar. Mereka segera mengangkatnya dan ternyata yang menyambar tadi adalah seekor Hiu Martil Raksasa

Berita penangkapan Hiu Martil raksasa ini membuat gembira Vic Hislop, pemilik museum hiu di Queensland. Begitu berita penangkapan hiu itu menyebar, dia langsung membelinya dan meletakkan hiu tersebut di museumnya.

Secara global spesies Hiu Martil terancam punah.

Walaupun besar, dibandingkan dengan Hiu Putih, Hiu Martil tidak terlalu berbahaya bagi manusia.

Cara Astronom Menentukan Usia Sebuah Bintang

Bagi kebanyakan orang, bila kita melihat bintang di langit, tentunya kita mendapatkan bahwa semua bintang hampirlah serupa satu sama lain, yaitu bola gas yang berpijar kemerlap. Pertanyaannya adalah, bagaimanakah kita tahu berapa usia bintang itu?

http://www.le.ac.uk/physics/faulkes/web/images/stars.jpg

Belum lama ini, astronom telah mendapatkan sebuah metode untuk menentukan usia bintang secara akurat dari mengamati bagaimana bintang itu berotasi. Bagaikan sebuah gasing yang diputar di atas meja, maka seberapa cepat atau lambat bintang itu berotasi dapat menjadi penentu waktu berapakah usia sebuah bintang.

Hal tersebut disampaikan oleh astronom bernama Soren Meibom dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics pada pertemuan American Astronomical Society ke 218.

Mengapa para astronom perlu memahami usia sebuah bintang?
Kajian usia bintang mempunyai peran yang sangat penting pada berbagai studi di astronomi, secara khusus tentunya bagi pencarian planet-planet di luar Tata Surya, mempelajari bagaimana pembentukannya, perkembangannya, dan mengapa setiap sistem keplanetan yang telah ditemukan begitu unik satu dengan yang lainnya.

Dengan mengetahui usia bintang, maka kita dapat menentukan usia planet-planetnya, serta apakah mungkin ada kehidupan yang sempat tumbuh di luar sana.

Semakin tua usia planet, semakin besar kemungkinan kehidupan terbentuk, karena sebagaimana yang telah diketahui sistem keplanetan yang berada pada sebuah bintang biasanya terbentuk bersamaan dengan kelahiran bintang itu sendiri.

Mengetahui usia bintang cenderung mudah untuk ditentukan apabila bintang yang akan diukur itu berada di dalam sebuah sistem gugus bintang.

Adalah pengetahuan dasar bagi astronomi untuk mendapatkan hubungan warna dan kecerlangan bintang-bintang di dalam gugus guna menentukan usia gugus, akan tetapi kondisinya akan menjadi sangat sulit apabila bintang yang akan ditentukan usianya tidak berada dalam satu sistem gugus.

Sebagaimana bintang-bintang yang telah ditemukan mempunyai sistem keplanetan, kebanyakan tidak berada di dalam gugus, sehingga menentukan usianya menjadi tantangan tersendiri dalam studi astronomi.

Penelitian yang dilakukan oleh Meibon dkk mempergunakan pengamatan dari wahana Kepler, dengan melakukan pengukuran rasio rotasi pada sebuah gugus berusia 1 milyar tahun yang disebut sebagai NGC 6811.

http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2011/05/trueage.jpg
NGC 6811

Nilai ini hampir mencapai dua kali lipat dari penelitian sebelumnya, dan usia sekitar itu masih dikatakan penyelidikan pada gugus muda.

Penelitian ini memberi pemahaman baru pada hubungan rasio rotasi bintang dengan usianya. Jika kesahihan hubungan rotasi bintang dan usia dapat diperoleh, maka pengukuran periode rotasi bintang dari setiap bintang dapat dipergunakan untuk menentukan usianya – sebuah teknik yang disebut sebagai gyrochronology, tetapi hal ini tidak serta merta dapat dipergunakan.

Sebagaimana sistem waktu di Bumi yang memerlukan standar, maka sistem penentuan waktu (usia) tersebut harus dapat dikalibrasikan kepada sebuah standar.

Sebagaimana kita di Bumi menyatakan bahwa satu tahun terdiri dari 365 hari, dst, maka agar dapat mendapat kesesuaian waktu, harus dapat diperoleh sebuah kestandaran.

Untuk itu, maka langkah pertama yang para peneliti itu lakukan adalah memulai dari pengukuran sebuah sistem gugus yang telah diketahui usianya.

Dengan mengukur rotasi pada bintang-bintang anggota gugus, dapat dipelajari rasio putaran bintang-bintangnya untuk menentukan usia-usianya. Pengukuran rotasi bintang anggota gugus pada usia yang berbeda dapat menghubungkan antara putaran dan usianya.

Untuk dapat mengukur putaran bintang, astronom harus mendapatkan perubahan kecerlangan bintang akibat adanya bintik bintang pada permukaan bintang, sebagaimana bintik Matahari pada permukaan Matahari.

http://images.iop.org/objects/phw/news/15/5/32/star2.jpg

Bila ada bintik terbentuk pada permukaan dan berada pada arah ke pengamat, maka bintang akan mengalami sedikit peredupan, sampai ketika bintik itu menghilang, dan bintang kembali sedikit lebih cerlang.

Dengan menentukan berapa lama bintik itu berotasi pada permukaan bintang, maka dapat ditentukan berapa cepat bintang yang diamati berotasi.

Tentunya perubahan kecerlangan bintang akibat bintik adalah sangat-sangat kecil, lebih kecil dari satu persen dan menjadi lebih kecil lagi pada bintang yang lebih tua.

Dengan demikian pengukuran rotasi bintang pada bintang-bintang yang lebih tua dari setengah milyar tahun tidak dapat dilakukan dari permukaan Bumi dikarenakan gangguan atmosfer Bumi.

http://nationalgeographic.co.id/admin/files/daily/201105241617330_n.jpg

Tetapi permasalah itu saat ini telah dapat diatasi mempergunakan pengamatan wahana Kepler, karena wahana itu telah dirancang guna mengukur kecerlangan bintang dengan sangat presisi guna penentuan adanya sistem keplanetan pada bintang-bintang.

Tentunya menentukan hubungan usia-rotasi pada kasus NGC 6811 ini bukanlah pekerjaan mudah bagi Meibom dkk karena mereka telah menghabiskan waktu empat tahun menentukan bintang-bintang anggota gugus atau kebetulan bintang lain yang berada pada arah pandang yang sama.

Hal ini dilakukan mempergunakan peralatan yang disebut Hectochelle yang terpasang pada teleskop MMT di Mt. Hopkins Arizona selatan. Alat Hectochelle dapat mengamati 240 bintang secara bersamaan, dan dengan demikian telah mengamati sekitar 7000 bintang selama empat tahun pengamatannya.

Setelah mengetahui bintang-bintang yang merupakan anggota gugus, maka selanjutnya data dari Kepler dipergunakan untuk menentukan seberapa cepat bintang-bintang itu berputar.

Mereka menemukan periode rotasi antara 1 sampai 11 hari (yang lebih panas dan masif berputar lebih cepat), dibanding dengan Matahari yang rasio putarannya hanya 30 hari.

Yang paling penting dari temuan mereka adalah adanya hubungan massa bintang dengan rasio rotasi dengan sebaran data yang kecil. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa gyrochronology adalah metode baru yang dapat dipergunakan untuk mempelajari usia sebuah bintang.

Tim Meibom saat ini berencana untuk mempelajari sistem gugus yang lebih tua guna mengkalibrasi penentu waktu bintang mereka. Ini tentunya merupakan langkah yang lebih sulit karena bintang yang lebih tua berputar lebih lambat dan memiliki lebih sedikit bintik-bintik, yang artinya perubahan kecerlangannya akan sangat-sangat kecil.

Pekerjaan Meibom dkk itu telah menjadi sebuah lompatan dalam pemahaman pada bagaimanakah bintang-bintang di langit (termasuk Matahari) bekerja, demikian juga pada pada pemahaman sistem keplanetan di bintang-bintang yang jauh.

12 patung yang paling mengerikan




Teknologi

More on this category »

Pengetahuan

More on this category »

Teknologi

Pilih Warna Kesukaan Anda

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TERGELETAK.net - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger