Headlines News :

Fakta menarik Pendiri Situs Indoleaks.org

Written By Unknown on Minggu, 15 Januari 2012 | 08.32

Situs Indoleaks.org menggegerkan jagat maya. Portal dengan moto "Sebab informasi adalah hak asasi" ini menyajikan berbagai dokumen rahasia, diantaranya mengenai pembicaraan mantan Presiden Soeharto dengan mantan Presiden Amerika Serikat Richard Nixon, luapan lumpur Lapindo hingga hasil investigasi kasus Munir.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4hX26WG6J6fGjZ2LblxO2kM8eJzNdkbD3-l7D74dEkkrTdvVEYAZDVhn7MY5_GetELaD9qsOqImrgOE4J8yZXfIWrHpKQBr8uMSOpyLJ752i3NAuMJtoManIsAc7uSHSHhlPy6f85GQ8/s1600/hariswae+indoleaks+wikileaks+versi+indonesia+dokumen+rahasia.jpg

Tak jelas siapa yang mendirikan dan mengelola situs tersebut. Di halaman "tentang kami", pengurus situs itu menuliskan Indoleaks muncul sebagai jawaban atas kebuntuan informasi. "Terutama informasi yang berpeluang menjadi bumerang bagi penguasa, politisi dan kaum jahat lainnya di Indonesia," tulis Indoleaks.

Ketika menelusuri asal-muasal situs tersebut, domain dengan ID:D160865457-LROR ini baru dibuat pada 7 Desember lalu. Terakhir diperbarui pada 9 Desember dan masa berlakunya akan berakhir pada 7 Desember tahun depan.

Hasil pelacakan melalui network solution menunjukkan situs tersebut didaftarkan PT Ardh Global Indonesia (Ardhosting), sebuah perusahaan yang menyediakan layanan di bidang web hosting dan registrasi domain. Sayangnya, identitas soal siapa pendiri dan pengelolanya dirahasiakan.

Dari kode registrasinya, situs ini terdaftar di Moergestel, Belanda dengan nomor telepon +45.36946676. Anehnya, nomor telepon tersebut adalah kode negara Denmark. Sebelum sampai ke Indonesia, situs yang "fasih" berbahasa Indonesia ini setidaknya sudah "mampir" ke lebih dari sepuluh server.

Apakah Indoleaks.org akan menjadi penerus Wikileaks?

Indoleaks.net
Pembuat mirror Indoleaks, situs yang mengklaim miliki ratusan dokumen, tidak memiliki hubungan dengan pendiri Indoleaks. Ia mengharapkan netralitas internet.

Pemilik situs mirror Indoleaks.net, Agus Pamuji, mengaku tidak mengenal pendiri situs Indoleaks. Situs miliknya secara otomatis mengmabil data dari Indoleaks.org, karena memang diatur sebagai situs mirror.

“Ini sekadar inisiatif saya dan teman. Kami tidak kenal dan tidak memiliki hubungan dengan pendiri Indoleaks. Pada awalnya, ini sekadar iseng saja,” kata pria asal Bantul, Yogyakarta saat dihubungi via telepon.

Indoleaks.org yang dibuat pada 7 Desember 2010 mengklaim memiliki ratusan koleksi dokumen. Situs tersebut telah menerbitkan beberapa dokumen, termasuk laporan kedubes AS mengenai Timor Timur, transkrip mantan presiden Soeharto dengan Gerald Ford, laporan akhir Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir, serta Memorandum of Understanding (MoU) pemerintah Indonesia dan Microsoft.


Sumber : http://www.jelajahunik.us/2010/12/fakta-menarik-pendiri-situs.html#ixzz1jUDHc5zs

Ciri-ciri Pelat Nomor Tiap Negara

Semua negara di dunia mempunyai hukum yang mengatur tentang lalu-lintasnya masing-masing, salah satu yang diatur adalah penggunaan pelat nomor (License Plate) bagi kendaraannya. Apa guna pelat ini ? Ini berfungsi untuk mengidentifikasi suatu kendaraan jika berada dalam situasi kriminal, selain itu juga berguna dalam pencarian kendaraan hilang dan memberitahu polisi batas waktu pemilik untuk membayar kewajiban pajaknya.

Jika diamati, semua negara punya aturan berbeda untuk pelatnya, seperti yang kami rangkum dibawah ini untuk beberapa negara.

1. Indonesia
Pengaturan pelat untuk Indonesia cukup simple. Pelat nomor Indonesia terdiri dari 1 atau 2 huruf di depan sebagai kode provinsi asal kendaraan, diikuti 4 nomor bebas dan diakhiri dengan 2 huruf bebas (Untuk kota padat seperti Jakarta, telah memakai 3 huruf setelah angka). Tambahan bagi pelat Indonesia adalah kode 4 angka kecil dibawah nomor utama. Ini adalah kode bulan dan tahun penerbitan STNK kendaraan tersebut. Dengan ini, polisi akan tahu apakah pemilik telah membayar tepat waktu atau tidak.

2. Australia 
Pengaturan pelat di negeri kangguru lebih simple lagi. Di dalam pelatnya, terdapat 3 huruf bebas didepan dan 3 angka bebas dibelakang. Lho, terus bagaimana cara identifikasi asalnya ? Cara identifikasi pelat Australia sama dengan Amerika, yaitu dengan model dan corak pelat tersebut. Selain Australia dan Amerika Serikat, Uni Eropa juga menerapkan sistem corak ini untuk identifikasi negara asalnya.

3. Inggris 
Untuk pelat Inggris, cukup rumit. Ini terdiri dari Corak identifikasi negara UE di depan, diikuti 2 kode huruf untuk negara bagian asal, dilanjutkan dengan dua angka untuk identifikasi usia kendaraan dan diakhiri 3 huruf bebas. Yang membuat rumit adalah kode daerah 2 huruf di depan. Mengapa ada 2 huruf ? Karena huruf pertama adalah identifikasi negara bagian, dan huruf terakhir untuk identifikasi wilayah/regional.

4. Jepang 
Kalau dilihat, sepertinya simple. Tapi bagi yang tidak mengerti tulisan jepag, pasti kesulitan membacanya. Saya sendiri juga cukup bingung. Tapi sepertinya cukup mengerti dengan yang dijelaskan Bang Wiki. Jadi tulisannya seperti ini. Diatas adalah huruf kanji asal kantor yang diisukan, diikuti oleh kelas kendaraan tersebut. Di baris bawah ada huruf hiragana diikuti 4 angka dibagi 2 dengan sebuah tanda strip. Sampai sekarang saya masih bingung, hingga tulisan ini juga cukup tidak nyambung

Teknologi

More on this category »

Pengetahuan

More on this category »

Teknologi

Pilih Warna Kesukaan Anda

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TERGELETAK.net - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger